15 Februari 2009

LARANGAN MAKAN DAN MINUM SAMBIL BERDIRI


Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah saw bersabda:

Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qotadah
berkata:”Bagaimana dengan makan?” beliau menjawab: “Itu kebih buruk lagi”. (HR.
Muslim dan Turmidzi)

bersabda Nabi dari Abu Hurairah,“Jangan kalian minum sambil berdiri ! Apabila
kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan !” (HR. Muslim)


Rahasia Medis

Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata: “Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat,
lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh
seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun
minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke
dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam
waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian
menyebabkan pernah sekali minum sambil disfungsi pencernaan. Adapun Rasulullah
berdiri, maka itu dikarenakan ada sesuatu yang menghalangi beliau untuk duduk,
seperti penuh sesaknya manusia pada tempat-tempat suci, bukan merupakan
kebiasaan. Ingat hanya sekali karena darurat!

Begitu pula makan sambil berjalan, sama sekali tidak sehat, tidak sopan, tidak
etis dan tidak pernah dikenal dalam Islam dan kaum muslimin.

Dr. brahim Al-Rawi melihat bahwa manusia pada saat berdiri, ia dalam keadaan
tegang, organ keseimbangan dalam pusat saraf sedang bekerja keras, supaya mampu
mempertahankan semua otot pada tubuhnya, sehingga bisa berdiri stabil dan
dengan sempurna. Ini merupkan kerja yang sangat teliti yang melibatkan semua
susunan syaraf dan otot secara bersamaan, yang menjadikan manusia tidak bisa
mencapai ketenangan yang merupakan syarat tepenting pada saat makan dan minum.
Ketenangan ini bisa dihasilkan pada saat duduk, dimana syaraf berada dalam
keadaan tenang dan tidak tegang, sehingga sistem pencernaan dalam keadaan siap
untuk menerima makanan dan minum dengan cara cepat.

Dr. Al-rawi menekankan bahwa makanan dan minuman yang disantap pada saat
berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf
kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang
mengelilingi usus.

Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa menyebabkan tidak
berfungsinya saraf (Vagal Inhibition) yang parah, untuk menghantarkan detak
mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak.

Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus –menerus terbilang
membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Para
dokter melihat bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang
biasa bebenturan dengan makanan atau minuman yang masuk.

Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah
suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa
lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’
penyaringan yang berada di ginjal. Nah. Jika kita minum berdiri air yang kita
minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung
menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak
limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit
kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu
penyebabnya.

Sebagaimana kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot
pada tenggorokan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah, dan
terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang mengganggu fungsi pencernaan,
dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum.

Oleh karena itu marilah kita kembali hidup sehat dan sopan dengan kembali ke
pada adab dan akhlak Islam, jauh dari sikap meniru-niru gaya orang-orang yang
tidak mendapat hidayah Islam.

Sumber: Qiblati edisi 04 tahun II. Judul: Larangan Minum sambil berdiri,
Hal 16




23 komentar:

  1. wah...hx neh infona, jd tau neh makan dan minum bediri gak baik. coz sering ada undangan merried standing party sie..

    BalasHapus
  2. suwun atas pencerahannya ustadz.....

    BalasHapus
  3. wah postingan yang sangat mendidik...
    moga banyak pembaca yang membacanya..........
    moga pengunjung banyak biar mereka tau isi and pesan yang kamu sampaikan...
    ini sangat bagus loh......

    BalasHapus
  4. he he he he....; saya ada masalah di webmaster tools yaitu Undetect URL; persisnya URL komentator persis di atas koment saya ini; gak, tahu, koq URL-nya salah melulu kalau koment.
    -------------
    ini komentarnya Mas....jadi, tidak sekedar mampir ngumbe; artinya, etika kedokteran memang banyak titik temu dengan adab dan etika Islam; :)
    -----------
    @ngeping di blogspot saya kurang paham loch, selama ini pakai wp.

    BalasHapus
  5. wah bahaya juga yah ternyata kalau kita minum sambil berdiri.....
    wah aq sering minumand makan berdiri pa lagi sibuk...........
    wah aq perlu wasapada nih...
    postingan yang sangat bermanfaat

    BalasHapus
  6. Assalamu'alaikum,,,

    Intix semuax itu sama,,,

    cuman tempat-tempatx aja yang beda,,,

    kya di debian kan klu named.conf di /etc/bind/named.conf,,,

    Nah klu di Redhat lain lagi...

    Gtiu mas,,,

    Wassalam,,,

    BalasHapus
  7. artikelnya bagus sekali mas... saya kadang2 lupa klo makan dan minum sambil berdiri... terus gimana kalo lagi ke acara pernikahan dan acaranya standing party gak ada tempat duduknya gimana dong??

    BalasHapus
  8. mantaabb mas,,, penting ni,,

    keep share..
    salam...

    antivirus lokal

    BalasHapus
  9. pagi..salam kenal dari BacaBlog :)
    mengamalkannya sulit sekali, terkadang klo uda ga kuat, tergodalah nafsu ini unuk nyemil sambil berjalan, astagfirullah..
    btw, syukron telah mengingatkan :D

    [FRESH]
    mau blogwalking? mau baca posting terbaru dari blogger?
    atau.. mau kenalan, titip salam, dan lihat foto blogger lain? dateng aja ke http://bacablog.com

    ingin pemikiran Anda mengispirasi banyak orang?
    ingin berbagi pemikiran Anda ke orang lain??
    atau.. meningkatkan pembaca dan link ke blog Anda?
    daftarkan blog Anda di http://bacablog.com ,direktori blog+tempat memBACABLOG

    BalasHapus
  10. alhamdulillah ...postingannya bagus banget ...

    agar jadi kabar baik untuk para EO dan para penyelenggara pesta kawinan juga nih ... jika ada acara makan & minum disediakan tempat duduk yg memadai

    BalasHapus
  11. Alangkah indahnya kalau semua tuntunan Islam itu bisa total kita lakukan.

    Kalaupun ada pesta pernikahan dengan standing party, biasanya ada disediakan tempat duduk meskipun sedikit. Terpaksanya tidak kebagian, toh makan sambil bersila pun tak dilarang.

    BalasHapus
  12. wah, postingannya bagus dan mencerahkan, mas mampir ngombe. agaknya sekarang ini sudah banyak nilai2 aqidah yang dilanggar. nilai2 kesantunan dan tata krama nyaris tersingkir oleh meruyaknya nilai2 global yang gagal terfilter dg baik.

    BalasHapus
  13. aja mangan lan nginum kambi ngadeg

    salam ngapak kang
    nyong uga asal banyumas

    BalasHapus
  14. Artikel ini menampar saya dengan keras. Cuma saya bingung... kebanyakan undangan dari rekan2 adalah standing party. Mau ngga mau kudu berdiri. Repot memang kalo semua serba barat!

    BalasHapus
  15. saya berterimah kasih, ustadz telah memperingatkan saya akan pentingnya menghindari makan sambil berdiri. padahal sy sering diunddang acara resmi yag bersifat standing party...

    BalasHapus
  16. Terima kasih dah berkunjung ke blog saya...
    Amiin...
    Islam Pasti Akan Tetap Jaya..

    BalasHapus
  17. Assalamualaikum...
    mau tanya...untuk masalah minum sambil berdiri, di mekah jemaah yang minum air zamzam dari kran berdiri sambil menghadap Ka'bah, itu ada ayat khusus yg nerangin atau ada alasan lain..
    thank's...

    BalasHapus
  18. Artikel ini cukup menjawab, mengapa rosululloh melarang makan dan minum sambil berdiri. Tinjauan medis cukup menjadi penguat di era modern dan informasi spt saat ini. Terima kasih kawan sudah berbagi ilmu :)

    BalasHapus